cerpen senja dihatiku 1

Senja dihatiku 1
By rohmah cipzz
       “gorengan gorengaaan.. kue kueeee,” teriak tari agar orang2 tau ia lagi berkeliling jual berbagai gorengan dan kue dengan sepedanya. Setiap pulang kuliah ia bantu usaha ibunya jual
makanan ringan dengan berkeliling kompleks. Dengan begitu hasilnya lumayan. Permintaan jadi bertambah. Mereka juga menerima pesanan buat acara2 kumpul.
       Saat melewati kompleks melati, yang sering di lalui oleh tari pas keliling. Satu cowok terus memperhatikannya. Dari pertama kali tari jualan keliling lewat situ satu tahun lalu sampe sekarang. Dia gak pernah luput memperhatikan tari dari jauh. Tari gak menyadari ada yang selalu memperhatikannya dari balik balkon rumahnya.
       “gorengaaaan.. kuee kueee” tari terus berteriak. Dua pembeli ibu2 mendatanginya.
       “gorengan dek. Sama kue juga deh”
       “aku mau kue nya buat menjamu tamu”
       “iya buk. Silakan dipilih. Saya siapkan plastiknya”
       Di senja hari, tari baru sampe rumah. Dia selalu jualan sore hari karena waktu luangnya hanya sore hari. Pagi sampe siang ia habiskan dikampus. Senja hari ini begitu gerah. Tari pengen cepet2 mandi.
       “habis semua tar?” tanya anggun mamanya tari.
       “iya mam. Laris manis nih. Banyak yang suka makanan buatan mama”
       “alhamdulillah”
       “aku mandi dulu ya mam”
       “keringetnya biar hilang dulu. kalo langsung mandi ntar gampang masuk angin lho”
       “iya deh. aku ke kamar dulu mau ngadem”
       “mama mau siapin makan malam”
       Tari menuju kamar. Habis mandi, ia buka hape. Ada satu pesan. Dari nomer yang gak dikenal tari. Isinya “met sore”. Tapi karena tari gak kenal itu orang, ia gak menggubris. Seingetnya udah beberapa kali itu nomer selalu sms dia. gak pernah kasih tau siapa namanya langsung. Ya udahlah.. tari memilih gak membalas.
       “wah.. makan malam mama selalu menggoda selera” seru tari ketika  udah di meja makan.
       “yuk makan”
       Habis makan malam. Tari siap2 buat kuliah besok. Gak ada tugas, ia memilih baca2 buku materi. sekali-kali ia menuju jendela untuk melihat bintang.
       Ditempat lain..
       Cowok yang memperhatikan tari juga melihat bintang. Dia pengen banget bisa kenal tari. Tapi ia terlalu malu. Menurutnya tari itu menyenangkan dan cewek baik. ia gak gengsi jualan makanan keliling pake sepeda. Poin tambahan mengurangi polusi karena ia hemat bbm. Makin hari cowok itu makin tertarik ama tari. Cuma bingung gimana caranya.
@@@
       Kuliah pagi ini lancar. Tari harus menyelesaian satu tugas meringkas dulu sebelum pulang kerumah dan jualan gorengan. Setelah menghabiskan dua jam di perpus, tari bergegas pulang. udah jam empat sore.
       “udah mau pulang tar?” tanya ayu temen sekelas tari yang tadi bikin tugas bareng.
       “iya yu. Mau jualan” kata tari sambil membereskan buku.
       “eh. Besok bawain gorengan ama kue ya. dua plastik. Terserah isinya apa”
       “wah rezeki nih. Oke besok pasti aku bawain”
       “siip”
@@@
       “mam” panggil tari. Mamanya didapur nyiapin gorengan yang baru matang.
       “tumben lebih sore”
       “tadi ada tugas yang harus dikumpuli hari ini”
       “ya udah. Kamu siap2 ya. ini udah siap. Mama mau ke warung dulu”
       Mama tari punya warung depan rumah. Menjual berbagai makanan ringan yang ia buat sendiri. setelah semua siap, tari mengayuh sepeda mengelilingi kompleks.
       Sampe di kompleks melati. Cowok itu udah menunggu tari dari jam tiga sore. Karena biasanya tari sampe kompleks melati sekitar habis ashar. Mata cowok itu melebar ketika mendengar teriakan tari.
       “gorengaaaan... kuee kueee.. dijamin enak dan harga terjangkau. Ayo beli kue dan gorengannya yang enak”
       Cowok itu berdiri dari duduknya. Sepanjang hari mungkin Cuma melihat tari yang buat dia bahagia. Rumahnya sepi. Yang ada Cuma pembantu. Dan tukang kebun.
       “aku terlalu malu. Bahkan buat beli makanan yang kamu jual” gumam cowok itu.
       Tari terus berteriak dan mengayuh sepeda dengan semangat membara. Setelah terjual setengah kotak. Tari beristirahat bentar di pinggir taman. Disana banyak orang lalu lalang. Kadang ada yang tertarik untuk beli gorenagn dan kue tari. Tari mengibas-ibaskan kipas plastik ke mukanya karena kegerahan. Sore ini emang panas. Tiba2 tari menoleh ke kiri, ia merasa ada yang memperhatikannya. Dengan cepat bayangan yang dilihat tari mundur untuk menyembunyikan diri. “sret, gubrak” ternyata langkah mundurnya menabrak tong sampah. Orang itu terjatuh.
       Karena penasaran, tari buru2 menghampiri orang itu.
       “mas. Gak papa?” tari membantu cowok itu berdiri.
       “gak apa2” singkat bicara, cowok itu langsung pergi. Tari jadi heran dan masih memandang cowok itu kian menjauh.
       “dia kenapa ya? tadi kayaknya ngintip2. Apa mau beli gorengan tapi malu?” tari gak ambil pusing, ia kembali ke sepedanya. Rupanya, penggemar tari dari kompleks melati mengikutinya sampe taman. Karena bingung mau gimana, ia mengamati tari dari balik pohon.
@@@
       “siaalll. Mau mengamati malah jatuh nabrak tong sampah, bego” gerutu cowok itu pada dirinya sendiri. “besok2 harus lebih hati2”
       Senja kembali lagi.. tari sampe rumah dengan wajah lelah. mamanya gak pernah memaksanya jualan keliling tapi tari bersikeras membantu usaha ibunya. Tante anggun gak bisa melarang kalo tari udah bertekad kuat.
       Di rumah lain.
       Cowok kesepian sibuk memandangi foto tari lagi mengayuh sepedanya. Suatu hari ia diam2 memfoto tari waktu lewat depan rumahnya. Ia perbesar lalu ia cetak. Dia tersenyum melihat tari.
       “kapan aku bisa mengenalmu? Aku malu banget” gumamnya.
@@@
       Hari berikutnya.
       Kayak biasa, kalo udah lelah, tari selalu duduk istirahat di tepi taman. Cowok itu kembali mengamati tari dari balik pohon yang letaknya berbeda dari kemarin. tari gak begitu menyadarinya meskipun pohon itu hanya berjarak dua  meter. Tiba-tiba hape cowok itu berdering, temannya menelpon, karena suaranya keras, buat tari sadar kalo disitu ada orang. Tari menoleh dan cowok itu cepat2 menyembunyikan diri. Tari mendekati.
       “mas yang kemarin?” tanya tari ketika cowok itu mau mengangkat telponnya. Dia buru2 mematikan telpon dan gugup memandang wajah tari #eaaa
       Tanpa menjawab cowok itu berlalu pergi dari taman. Tari terkejut. Ada apa dengan dia? aneh. tapi tari kembali kaget pas liat ada yang tertinggal. Gantungan kunci bentuk susunan huruf yang terbaca SENJA. Pasti punya cowok tadi batin tari. Tapi cowok itu udah jauh. Tari bingung, apa dikejar aja? tari mengambil sepedanya dan coba mengejar cowok itu.
       Setelah berbelok, sekitar lima meter tari melihat cowok itu jalan dengan langkah cukup cepat.
       “oh itu dia orangnya” tari makin cepat mengayuh sepeda. Ia gak mau berteriak karena bisa jadi cowok itu bakal lari. Dengan kayuhan yang semangat membara, akhirnya tari bisa menghadang cowok aneh itu.
       “mas mas,, ada yang tertinggal” tari menyodorkan gantungan kunci senja. Cowok itu menoleh heran, mukanya langsung merona. Dia menerima gantungan kunci senja.
       “trims” ucap cowok itu lalu bergegas pergi. Tari makin penasaran dan menarik lengan kaus oblong cowok itu.
       “eh tunggu duluuuu.. mas ini ya, dari kemarin bawaannya buru2 aja. sibuk banget ya mas? Aku Cuma mau tanya, kenapa dari kemarin mas nya ngintip2 terus? Mau beli gorengan ato kue? Kalo mau beli ya beli aja mas gak papa jangan malu, aku malah seneng dapet pelanggan baru, jadi mas jangan malu malu lagi ya” cerocos tari bikin cowok mati gaya. Ketahuan deh kalo ia sering ngintip. Dasar bego, gak canggih banget ngintipnya sampe gampang ketahuan batin cowok itu. ia Cuma tersenyum karena bingung. Tiba-tiba tari mengulurkan tangan.
       “kita belum kenalan. aku tari”
       “senja” jawab singkat cowok itu.
       “oh. Iya ini emang udah senja sih. mas buru2 pulang ya?”
       “namaku senja. Ya tapi ini juga udah senja sih dan panggil aku senja aja jangan mas”
       “oke senja”
       “aku harus pergi sekarang” senja langsung berlalu dari depan tari. Tari memandang kepergian cowok itu masih dengan penasaran. (backsound Anggun - Mimpi).

Bersambung.. 
Name

cerpen :: say love with flower cerpen DIA LAGI DIA LAGI CerPeN kiTa-kItA ^_^v cerpen LEBIH INDAH cerpen LONELY cerpen LOVE IS YOU cerpen MENUNGGU DI DANAU ANGSA cerpen PELANGI SEHABIS HUJAN cerpen picture of you cerpen ramadhan cerpen remaja Cerpen SAHABAT cinta hampir bertepuk sebelah tangan CINTA PENJUAL IKAN ASIN CERPEN isi hati kisah kasih masa remaja LOLIPOP LOVE CERPEN puisi selingan
false
ltr
item
cerpen1: cerpen senja dihatiku 1
cerpen senja dihatiku 1
cerpen1
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/10/cerpen-senja-dihatiku-1.html
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/10/cerpen-senja-dihatiku-1.html
true
5874332235829861231
UTF-8
Not found any posts Not found any related posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU Tag ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Contents See also related Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy