I heart you 3 ending
By rohmah cipzz
Malam minggu yang ditunggu bintang akhirnya datang. Setelah bersiap-siap ia berangkat dengan semangat menuju rumah pelangi.
Tok tok tok. Bintang mengetuk pintu rumah pelangi dengan
perasaan riang gembira. Bahkan bintang malam ini pun bertaburan menghiasi malam yang indah. Wajah mama pelangi muncul dari balik pintu bercat cokelat. “malem tan. Aku mau ajak pelangi jalan2” kata bintang.
“mau malming ya? tunggu bentar ya. ayo duduk dulu” tante rina menuju kamar pelangi.
“pelangi. udah ditunggu bintang diruang tamu”
“lima menit lagi mam”
“akhirnya jadi nih?”
“jangan kepo sebelum waktunya mam”
Sekitar lima menit kemudian pelangi muncul dan menuju ruang tamu.
“hei pel. Nih kado yang kamu inginkan” bintang menyerahkan kado berupa bingkisan cukup besar kotak persegi panjang. Dibungkus dengan kado warna pink soft bermotif boneka beruang lucu. pelangi penasaran dan membuka kado dari bintang. Ternyata lukisan pelangi tujuh warna yang dibuat bintang sedemikian mungkin agar gak seperti lukisan2 pada umumnya. Pelangi suka kado itu. ia gak nyangka bintang kasih lukisan. Baru pelangi inget kalo dulu bintang selalu dapet nilai bagus kalo pelajaran menggambar.
“aku suka kadonya. Aku taruh kamar dulu” pelangi menuju kamar.
@@@
“kamu suka kita jalan2 malem ini?” tanya bintang waktu mereka sampe di alun alun kota. Disana ada konser band lokal dan banyak pedagang kaki lima di pinggir alun alun. Banyak yang dijual disana, mulai dari makanan berat, makanan ringan, mainan anak2, dan berbagai barang dengan harga terjangkau lainnya.
“em” pelangi tampak menimbang-nimbang.
“pasti seneng donk” timpal bintang pede dengan wajah cengengesan.
“dasar kepedean gak ilang-ilang”
“ayo kita beli kue putu” ajak bintang sambil menarik tangan pelangi.
Habis makan malam bakso dan makan kue putu serta minum es buah, pelangi dan bintang menuju tengah alun alun untuk menonton konser band yang akan dimulai bentar lagi. pelangi mampir ke gerobak permen kapas.
“kamu mau permen kapas?” tanya bintang. Pelangi mengangguk.
Pelangi dan bintang nonton konser dengan senang. Pelangi merasa nyaman malem ini. bersama bintang selalu buat hatinya nyaman dan bisa slalu jadi diri sendiri. pelangi jadi inget kata mamanya, cowok yang tepat itu adalah ketika kita bisa jadi diri sendiri saat bersamanya.
@@@
“pel. I heart you” kata bintang ketika pelangi mau masuk rumah.
Pelangi tersenyum. “aku masuk dulu”
“daaa” bintang melambaikan tangannya. Ia beranjak dan pulang kerumah.
Sampe dikamar, bintang masih mengenang setiap rekaman kejadian romantis antara dia dan pelangi. di kamar yang lain, pelangi juga memikirkan bintang. Pelangi merasa udah menemukan seseorang yang ia cari selama ini.
@@@
Senin pagi.. pelangi berangkat ketoko kado besama mama dengan semangat.
“baru jadian ya?” tanya mama waktu di jalan menuju toko.
“tadi malem sih bintang bilang i heart you”
“kamu trima?”
“aku Cuma senyum. Dia lucu waktu bilang gitu”
“trima aja. mama setuju banget kamu ama dia. dia gak pernah mempermasalahkan sifat jutek kamu pel”
“iya mam. Aku juga berpikiran gitu”
Jam 10 kurang lima belas pelangi beranjak dari toko kado dan menuju kampus.
@kampus..
Kuliah berjalan lancar.. waktu jeda kuliah. pelangi yang mau ke perpus tiba-tiba dihadang oleh fandi.
“hai pelangi. mau kemana?” tanya fandi sumringah.
“mau ke perpus kak. Kamu mau kemana kak?”
Dari kejauhan bintang menyaksikan fandi mengobrol bareng pelangi. mereka sempet tersenyum senang, tiba2 bintang jadi gak suka kejadian itu apalagi ketika melihat fandi memegang kedua pundak pelangi dengan kedua tangannya dan tersenyum riang. Pelangi pun juga tampak membalas obrolan cowok itu dengan tawa senang. Gak betah nahan emosi bintang memutuskan melabrak fandi.
Ketika cowok itu udah dekat dengan fandi, bintang mendorong tubuh fandi sampe agak terhuyung kesamping. Orang orang disekitar mereka langsung memperhatikan apa yang terjadi.
“bintang. Jangan cari gara2 donk” seru pelangi kesal.
“siapa yang cari gara2? Aku atau dia? pel, sebenernya gimana perasaan kamu? kemarin malming kamu kayaknya nerima cinta aku. tapi kenapa kamu mesra lagi ama cowok ini?” kata bintang sambil menunjuk fandi dengan emosi.
“aku pergi dulu” pamit fandi.
“ayo kita ngomong keperpus” pelangi menarik tangan bintang agak emosi. Bintang bingung.
Di perpus.. mereka duduk berhadapan.
“kamu kayak anak kecil” komen pelangi jutek.
“aku gak suka dia masih deketin kamu”
“dia gak deketin aku untuk pacar. Tapi teman”
“mana mungkin Cuma temen?” bintang masih gak percaya.
“fandi berterima masih karena udah berhasil jadian ama talita. Aku jadi makcomblangnya” pelangi menjelaskan.
“katanya kamu suka ama dia”
“itu dulu. Cuma ngefans doank dan gak serius. Dia sukanya ama talita.”
“aku minta maaf” bintang mengaku salah.
“makanya jangan langsung aja bawaannya, kamu harus segera minta maaf ama kak fandi”
“oke besok aku bakal minta maaf”
“habis ini kamu minta maaf. Nunggu besok kelamaan” bantah pelangi.
“iya iya pel. Jadi kamu serius nya ama siapa?”
“kamu udah tau jawabannya kan?” pelangi beranjak dari perpus meninggalkan bintang karena gak mau bintang memergoki wajahnya yang kian merona. Bintang kebingungan dan berusaha mengejar pelangi.
“tunggu pel”
@@@
“pel sayang.. ayo kita pulang bareng” ajak bintang waktu melihat pelangi jalan menuju halte. Pelangi tersenyum dan mengikuti bintang.
“eh tapi kita ke taman dulu yuk. Aku mau bikin gambar”
“gambar apa?”
“ada deh. yuk”
Ditaman..
Pelangi dan bintang cari tempat duduk yang enak. Dibawah pohon cemara yang cantik. Mereka duduk berjejeran. Bintang mengeluarkan buku gambarnya dan siap menggambar. Ternyata ia mau menggambar wajah pelangi. pelangi dilarang melihat ke kertas. Karena biar lebih kejutan dan mau menggambar pelangi dari samping.
“nah udah jadi” bintang menyerahkan gambar itu ke pelangi. pelangi menerimanya.
Ia tersenyum “wah bagus” “ada tulisan i heart you nya lagi”
“iya, melambangkan rasaku ke kamu. simpen ya” kata bintang.
“pasti aku simpen. Disini hehe” pelangi menunjuk hatinya. Bintang mengacak-acak rambut pelangi karena gemas.
“dasar usil” seru pelangi.
“i heart you pel”
“i heart you too”
SELESAI