cerpen hari hari rindu 1

Hari hari Rindu 1
By rohmah cipzz
         Senin pagi yang cukup bikin rindu males kuliah. entah apa alasan yang berarti. Karena sebenarnya ia selalu males kuliah, yah ia emang lagi labil. Rindu tergopoh-gopoh menuju pintu masuk
kampus karena kurang lima menit lagi kelas masuk, dosen pag ini sangat disiplin dan rindu gak mau tambah masalah. Moga lift gak antri,doanya dalam hati.
        Rindu udah sampe di lift dan OMG! Rame minta ampun, seharusnya ia udah bisa duga kalo jam2 mepet masuk kuliah gini pasti lift rame, gak sengaja rindu liat dosen mata kuliah pertamanya juga lagi antri di lift sebelah kanan, jadi tanpa pikir panjan rindu langsung naik tangga sedangkan ruangkelas pertama ada dilantai empat. Pasti akan cukup buat ia ngos2an. Oh tapi siapa yang peduli? baginya sekarang ia harus sampai kelas lebih dulu dari dosen super disiplin.
        “huh huh huh” rindu ngos2an ketika udah di depan kelas. Yeah! Ia bisa menaklukan empat lantai dengan tangga. Olah raga pagi yang menyenangkan!
        “naik tangga nih?” tanya nina.
        “iya ni. Harus menang balapan ama si botak ups!”
        “dan kamu menang”
        “yeah. Empat lantai tu kecil”
        Kuliah dimulai. Kayak biasanya rindu gak begitu mendengarkan apa yang si botak ups si dosen bicara. Ia malah sibuk merangkai cerita yang mau dibuat dalam cerpen atau puisi. Rindu hobi nulis cerpen dan puisi, ia juga hobi baca novel2 remaja dan nonton film2 manca. Baginya berkhayal adalah kebahagiaan gak terkira dan gak bisa digantikan oleh kemewahan materi sebanyak apa pun.
        Keluar kelas rindu langsung menuju perpus untuk cari novel. Gak cari buku kuliah malah kerjaannya cari novel. Yah gitulah kerjaannya. Ia gak bisa serius dalam jalani hidup ini. hah? ..
        “kamu disini rupanya?” sapa seseorang pas rindu lagi asik baca novel di perpus. Rindu noleh dan waw!
        “eh kamu bara. Ya ni lagi asik baca novel”
        “boleh gabung?”
        “bolehlah”
        Bara juga ambil novel remaja dan duduk disamping rindu. Rindu deg2an. Ya ampun kenapa harus ini yang ia hadapi? Kenapa harus pangeran tampan ini yang duduk disebelahnya? Oh Tuhan beri hamba Mu ini kekuatan doa rindu dalam hati dengan lebaynya.
        “oya rin. Tugas pemasaran kita satu kelompok yuk. Aku baru dapet dua orang. Kurang dua orang lagi, bisa kamu ama nina.
        “wah ide bagus, aku juga baru sama nina. Oke mo buat tugas kapan?”
        “besok ya. habis kuliah pertama”
        “sip”
        Udah sejam lebih dikit mereka di perpus. Kelas kedua udah mau mulai. Rindu dan bara kemas2 dan menuju kelas. Baiklah rindu harus sabar menghadapi kuliah kedua yang pasti lebih membosankan dari pada kelas pertama.
@@@
        Rindu jalan menuju halte untuk pulang. kayak biasa dengan langkah cepat ia mau pulang. gak buru2 sih Cuma ya emang itu karakternya. Serba cepat. Segalanya harus bergegas. Beda jauh ama bara yang tenang dan santai. Napa tiba2 inget bara? Yah karena mereka berdua punya kepribadian yang bertolak belakang. Jika rindu lari maka bara pasti ngesot. Ow!
        Sampe dihalte.. rindu menghela napas lelah. hari ini yah lumayan melelahkan meskipun kerjaannya di kampus gitu2 aja sih.
        “hai rin” sapa bara lagi. ternyata hari ini ia juga naik bis.
        “hai bar. Kamu tumben naik bis?”
        “gak papa. Pengen aja. Kayaknya lebih enak pake bis hehe” biar bisa selalu ketemu kamu tambah bara dalam hati. sejak naksir rindu bara suka naik bis sekarang. Dengan begitu ia bisa lebih leluasa dan fleksibel mengawasi rindu. Mengawasi? Kayak penyelidik aja. Ya benar, bara emang mau menyelidiki rindu. Tentang apa yang disuka dan gak disuka cewek itu. kayak apa tipe cowoknya. Kayak juga apa warna kesukaannya. Zodiaknya *yang ini gak penting banget* tapi gak apa lah demi cinta sejati #eaaa. Trus juga apa tempat2 favorit rindu. Hasilnya bara jadi tau rumah rindu. Mengingat kalo suatu saat mereka hilang kontak bara jadi gak kelimpungan mencari rindu. Jenius kan!
@@@
        “aku pulang” seru rindu sampe rumah. Dan langsung menuju dapur untuk ambil minum. Kayak biasanya dirumah sepi gak ada orang. Mungkin tadi sapaan untuk kucing2 rindu yang lagi santai2 di kursi ruang nonton tivi. Kucing itu melihat sekilas ke arah rindu dan kembali melihat ke arah tivi yang mati.
        Dengan sigap rindu mengambil air minum di dispenser, glek glek glek. Selesai minum rindu cuci tangan, ambil cemilan dan mendatangi kucing2 nya. lalu menyalakan tivi. Si kucing2 tampak berbinar2 melihat ada makanan yang dibawa rindu. Padahal itu biskuit untuk manusia.
        “apa kau lapar sayang?” tanya rindu pada kedua kucingnya yang sama2 berwarna orange. Kedua kucing diam dan masih melihat ke arah biskuit. Rindu memberikan setengah biskuit ke kucing2nya, mereka mengendus biskuit itu dan karena itu bukan ikan jadi mereka gak tertarik dan kembali menatap tivi.
        Setelah setengah jam nonton tivi. Rindu ke dapur dan memanggil kucing2nya untuk makan siang. Kucing2 jalan setengah lari menuju dapur dan mengendus kaki rindu.
        “makan siang mu bidadari2 kecil ku” kata rindu ketika memberikan makan siang untuk si bona dan boni. Yeah mereka kucing jantan dan rindu suka memanggil mereka dengan bidadari kecil. Bona dan boni amat bahagia dengan makan siang mereka. Sedangkan rindu juga menyiapkan makan siang untuk dirinya sendiri. dalam rumah yang sepi ini rindu untung masih bisa bahagia karena ada bidadari2 kecil nya yang selalu stay dirumah. Mereka emang kucing rumahan. Sedangkan ayah dan ibu rindu baru pulang nanti sore menjelang malam. Ibu nya adalah salah satu staf di perusahaan lokal dan ayahnya ada toko sembako di pasar tradisional.
        Rindu sering kesepian karena ia anak tunggal. yang menemaninya hanya kedua bidadari kecil yang amat lucu. rindu selalu hepi melihat wajah2 polos si bona dan boni. Melihat tingkah mereka yang apa adanya, yang lincah. Dan selalu bersemangat ketika ada makanan. Rindu amat menyayangi kedua kucing nya. melebihi apa pun.
        Setelah selesai makan siang rindu kembali nonton tivi. Siang ini kayaknya ada ftv bagus, jadi mungkin rindu akan betah nongkrong di depan tivi. Si kucing2 habis makan, minum dan langsung cari tempat untuk tidur. mereka menuju halaman belakang rumah tempat menjemur cucian.
        “wow ftv nya bagus” seru rindu memecah keheningan. Sepi sekali siang ini pikirnya. Huh!
        Jam dua siang rindu memutuskan untuk tidur. ia mengunci pintu depan dan belakang lalu tidur di sofa ruang tivi.
Jam empat ia terbangun dan menuju dapur untuk minum air putih. Ia membuka pintu belakang yang memang dekat dengan dapur dan mendapati bona dan boni lagi main2, kejar2an dan saling bertabrakan. Menggemaskan dan sangat lincah. Rindu duduk bersandar di dinding dan menyaksikan duel antara bona dan boni.
        Jam lima rindu mandi dan belajar dikamar. Belajar? Lebih tepatnya baca novel atau nonton film atau bikin cerpen. Yah Cuma gitu2 doank kerjaan rindu hari ini. membosankan? Rindu sering merasa kan hal itu. ia gak tau mesti gimana agar hidupnya menarik. Tapi kayaknya hidupnya udah cukup menarik, karena ia punya dua kucing yang luar biasa. Dan ayah ibu yang menyayanginya. Yeah! Rindu selalu coba untuk optimis. Itu penting untuk membangkitkan semangat. kita akan sulit semangat kalo membayangkan hal2 buruk. Rindu berharap moga selalu bisa jadi orang yang optimis. Jadi kemana2 ya cerita ini. ya sutralah.. yang penting ini cerita fiksi dan bukan kisah nyata, lho?. Makin ngawur!

bersambung
Name

cerpen :: say love with flower cerpen DIA LAGI DIA LAGI CerPeN kiTa-kItA ^_^v cerpen LEBIH INDAH cerpen LONELY cerpen LOVE IS YOU cerpen MENUNGGU DI DANAU ANGSA cerpen PELANGI SEHABIS HUJAN cerpen picture of you cerpen ramadhan cerpen remaja Cerpen SAHABAT cinta hampir bertepuk sebelah tangan CINTA PENJUAL IKAN ASIN CERPEN isi hati kisah kasih masa remaja LOLIPOP LOVE CERPEN puisi selingan
false
ltr
item
cerpen1: cerpen hari hari rindu 1
cerpen hari hari rindu 1
cerpen1
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/08/cerpen-hari-hari-rindu-1.html
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/08/cerpen-hari-hari-rindu-1.html
true
5874332235829861231
UTF-8
Not found any posts Not found any related posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU Tag ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Contents See also related Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy