aku sering melihat, mendengar, membaca kisah orang-orang yang lebih mementingkan peran orang lain dari pada keluarga terutama orang tua. entah apa yang ada di benak orang itu hingga lebih membuka lebar-lebar telinga untuk mendengar pendapat gak penting orang lain daripada nasehat bermanfaat orang tua. bukankah itu pemikiran yang terballik? .
yang aku tau. keluarga terutama orang tua lah yang paling mengenal anaknya. orang lain itu pelengkap atas kehadiran kita.
orang lain gak akan bertanggung jawab atau cemas kalo kita kesakitan, gagal dalam kehidupan, atau masalah-masalah lainnya, tapi kalo keluarga biasanya akan membantu menyelesaikannya meskipun ada omelan ato kemarahan. tapi point penting nya adalah mereka peduli. gak semua orang bisa menunjukkan kasih sayang dengan cara romantis, so sweet, ato tindakan2 halus lainnya. tiap orang punya cara sendiri dan standar masing-masing.
apa pun yang terjadi, ketika kamu sedih gara2 mantan, pacar, orang lain yang berlaku gak enak ma kamu, jangan sampe karena itu kita jadi lupa peran orang-orang terdekat. jangan sampe kesedihan dan kebencian menggelapkan bagian yang harus nya terang.
sering juga orang bilang itu sulit. tapi bukan berarti gak bisa.
semua orang bisa jika ada kemauan.