MISTERI MIMPI
By : rohmah cipzz
Dita, dia adalah cewek baik yang sedang mencari rumah kontrakan atau rumah yang dijual. Setelah beberapa hari mencari akhirnya dia menemukan yang cocok dengan keinginannya. Dari beberapa kabar ada yang bilang rumah itu agak bermasalah alias angker karena dibelakang rumah itu ada gudang tua yang sudah lama tidak dipergunakan. Dita tidak mempercayai hal itu, dia tetap nekat membelinya.
Dita tinggal sendirian di rumah barunya, rumah itu terletak di suatu perkampungan di Yogyakarta dan tidak jauh dari rumah itu terdapat sungai yang menarik.
“huh, harus bersih-bersih rumah dulu nih baru bisa santai” kata Dita.
“Ta, rumah kamu kok rasanya ada yang aneh?” tanya teman Dita bernama Rara yang mau liat-liat rumah dita.
“aneh gimana ra?”
“ya... entah kenapa tiba-tiba aku jadi merinding”
“ah, itu Cuma perasaan kamu aja mungkin, aku nyaman-nyaman aja tuh”
“tapi lama-lama aku takut ta”
“rara, udah deh. jangan gampang percaya sama omongan tetangga, belum tentu bener kan?”
“iya.. iya.”
..................................................
Sudah seminggu dita menempati rumah itu, sebelumnya dia merasa baik-baik aja, tapi tiba-tiba pada suatu malam entah kenapa dita tidak bisa tidur, dia sudah beberapa kali mencoba tidur tapi tetap sulit. Lamat-lamat dia mendengar suara anak kecil bermain dakon (mainan tradisional) sambil bernyanyi. Dita sangat terkejut, dari mana suara itu? Kenapa tengah malam ada anak yang bermain dakon? Beberapa pertanyaan langsung muncul dalam pikiran dan benak dita.
Tiba-tiba saja dia merasa merinding, dia jadi kepikiran yang aneh-aneh, tapi dia mencoba membuang jauh pikiran-pikiran aneh itu. Kemudian dia mencoba untuk tidur.
.............................................
Pada suatu siang yang sepi tiba-tiba ada anak kecil perempuan bermain di sebelah rumah dita yang memang lahan kosong, anak kecil itu bermain petak umpet sendirian. Sendirian?
Dita heran dan mendekati anak itu.
“adik kok main petak umpet sendirian?” tanya dita, anak kecil itu tersenyum, dia tidak menjawab.
“nama adik siapa? Nama kakak dita”
“nama ku anis, kakak mau membantu anis gak? Soalnya anis kehilangan sesuatu”
“memangnya apa yang anis cari?”
“kakak ikut anis aja, nanti kakak akan tau”
Sebenarnya dita hanya menemani anak kecil itu mencari sesuatu. Anak kecil itu menuju gudang tua dan mengajak masuk kedalamnya
“lho kok pintunya gak dikunci? Memangnya tidak ada pemiliknya?” tanya dita.
“ayo, kita cari di balik tumpukan kardus itu kak”. Sahut anis tanpa menjawab pertanyaan dita.
Setelah sampai di tumpukan kardus itu, dita dan anis menemukan sebuah peti yang tidak di gembog. Anis meminta tolong membukakan peti itu, anak itu menunggu di belakang dita. Ketika peti itu terbuka, dita tercengang. Di dalamnya ada tulang-tulang manusia yang sudah lama berada disitu, selain itu juga ada pakaian yang sama dengan pakaian anis, dita langsung membalikkan badan dan dia tambah terkejud lagi karena anis tiba-tiba menghilang.
Dia panik dan mencari-cari anis, tapi anak itu benar-benar udah gak ada.
“kriiiiiiiiiiiiiiiiiing.....kriiiiiiiiiiiiiiiiiing”
Tiba-tiba alarm ponselnya berbunyi, dita kontan langsung bangun dan beberapa menit kemudian dia baru sadar kalo hal aneh yang di alaminya hanyalah sebuah mimpi.
“ini Cuma mimpi ato memang ada hubungannya sama suara anak kecil itu?”
Karena dita penasaran, akhirnya dia bertanya pada pemilik lama rumah itu yang sudah nenek-nenek.
“rumah itu dulu yang menempati anak saya dan istrinya. Mereka berubah sejak dikaruniai anak yang cacat. Mereka sering tidak memperdulikan cucu saya, hingga suatu hari cucu saya menghilang, sudah saya cari-cari tapi tidak ketemu juga, akhirnya saya pasrah. Yang membuat saya kecewa, setelah tau cucu saya menghilang, anak dan menantu saya pergi tanpa pamit kepada saya. Sampai sekarang saya tidak pernah lagi dihubungi oleh mereka” cerita nenek itu panjang lebar.
“kasian sekali, kalo boleh tau siapa nama cucu nenek?” tanya dita
“namanya anis”
Dita terkejut, apa jangan-jangan anis dalam mimpinya adalah cucu nenek itu?
“apa ibu mempunyai foto anis yang terakhir?boleh saya melihatnya?” tanya dita.
“ada satu dikamar saya, sebentar ya saya ambil dulu” jawab nenek itu, dalam hati dita sangat penasaran.
“ini fotonya”
Untuk kesekian kalinya dita terkejut. Anak kecil dalam foto itu sama dengan anis dalam mimpinya. Dita menceritakan segala yang dia alami kepada nenek itu, kemudian mereka mencari tulang itu di gudang tua. Tapi sebelum masuk nenek membuka gembok pintu gudang. Dan benar saja, tumpukan kardus, peti, tulang dan baju. Sama persis yang ada di dalam mimpi dita. Nenek itu menangis ketika melihat tulang dan baju lusuh yang sama dengan baju yang terakhir anis pakai sebelum menghilang.
Dita tidak bisa berkata apa-apa, dia heran, tidak menyangka akan mengetahui hal tersebut. Sampai sekarang masih menjadi misteri mengapa anis bisa meninggal dalam peti yang tersimpan di gudang tua itu.
SELESAI