cerpen kita-kita :: hujan kemarin


Hujan kemarin
By: Rohmah Cipzz

        Ehem2.. ini cerpen asal2an yang dibikin untuk mengisi waktu luang. Karena gak tau  napa, pas denger lagu Hujan Kemarinnya Taxi, jadi pengen buat cerpen. Di dukung ini lagi musim ujan dan .... ehm,, pengalaman pribadi. Hehe!

:::::::::::::::::
        Di musim yang lagi sering ujan ini. ditambah lagi begitu gampang terkena sakit flu. Cewek yang berpenamilan cukup acak2an ini lagi galau2 nya menghadapi ujian cinta. Cieee....!!
        Iska, dia punya pacar yang bisa dibilang cakep. Mereka cinlok. Dekat karena sering maen voly bareng di sekolahnya. Yang pertama ngedeketin si cowoknya yang bernama Rian.
        “Rian, ntar temenin aku ke toko buku yuk. Mo cari novel wat tugas resensi” kata Iska ama Rian waktu mereka selesai latian voly.
        “ehm,, gak bisa yank. Aku ntar udah janji nganterin mama ku ke rumah tante. Maaf yach, mungkin lain kali. Oke deh, kalo gitu, aku pulang dulu ya”
        Iska diam ditempatnya berdiri. Entah napa perasaannya bilang ini ada yang beda. Iska berusaha menepisnya dan pulang dengan perasaan yang kurang utuh.
        Karena males jalan sendirian, akhirnya Iska mengajak adik cowok dan satu2nya ke toko buku. awalnya sih Iska udah asik2 aja karena gak perlu jalan sendirian kayak orang ilang. eh tapi tau gak. pas Iska dan adeknya udah masuk mall dan menuju ke toko buku. gak sengaja Iska menoleh ke arah tempat aksesoris. Disitu ia tercengang. Rian berduaan ama cewek. Dan Iska gak kenal cewek itu. Iska terpaku melihat pemandangan pahit itu. Rian lagi memasangkan kalung yang lucu ama si cewek. mereka tertawa bahagia.
        Siapa cewek itu? apa saudaranya. Rian gak pernah crita tentang saudaranya kog. Huh! Iska jadi bete sendiri. dengan langkah yang mantap Iska mendatangi mereka berdua. Bukan untuk meluapkan emosi, tapi untuk nyari kejelasan.
        “ehem.. katanya mo nganterin mama kamu yan?” kata Iska dengan nada tenang. Tapi hatinya pasti udah morat marit. Aku yakin itu.
        Rian yang terkejut langsung menoleh ke arah suara. “eh sayang... eh” Rian jadi salting. Cewek disampingnya memasang wajah heran. Sayang?.
        “dia siapa beb?” tanya cewek disamping Rian.
Apa? Beb? Oh, ini udah jelas. Batin Iska.
        “sekarang udah jelas yan. Kamu gak setia. Kita putus. Yuk dek” jelas Iska lalu segera pergi dari kenyataan gak enak itu. ia berjalan gusar. Awalnya bingung mo kemana, hatinya lagi kacau hingga gak minat masuk ke toko apa pun. Ada toko mengelem hati yang hancur gak?. akhirnya ia ke toilet wanita. Si adek nya terpaksa menunggu diluar. Iska menangis di situ. Di depan kaca toilet yang kebetulan sepi. Ia gak pengen nangis. Apalagi ini masih di tempat umum. Tapi hatinya bener2 hancur.
        Iska sayang beneran ama Rian. Dan hatinya gak main2. Segera ia menghapus air matanya mumpung mata nya belum sampe bengkak. Ia membasuh muka dengan air. Mengelap dengan tisu lalu keluar untuk melanjutkan aktifitasnya. Bagaimanapun juga. Ia harus tetap mencari novel untuk tugas resensi. Ia harus profesional. Cieee.. , segalau-galau nya , ia gak boleh melupakan tugas. Apalagi ada adeknya yang mau meluang kan waktu untuk nemenin dia. Iska memutuskan untuk terus berjuang dan tegar.
        “kakak nangis?” komentar pertama yang dilontarkan si iko adiknya Iska. Iska diem. Nyatanya emang gitu.
        “udah kak. Gak usah dipikirin. Aku punya banyak temen cowok yang baik2”
        “iya dek. Trim. Jangan bilang apa2 ama ortu tentang ini ya”
        “oke kak”
        Mereka menuju ke toko buku.
:::::::::::::

        Iska melempar tas nya dikasur. Bete masih memenuhi hatinya. Ia membuka hape. Ada 5 pesan dan 3 panggilan tak terjawab dari Rian. Iska gak peduli. Pokoknya mereka udah putus. Gak peduli apa pun. Iska gak mau memikirkan Rian lagi. ia mematikan hape nya lalu bersiap-siap tidur. Ketika bangun ia berharap bisa melupakan semuanya.

Hujan kamarin

        Iska terbangun ketika mendengar alarm jam nya. waktu udah menunjukkan pukul lima pagi. udara terasa dingin dikulit. Iska memaksa untuk bangun. Karena ia harus sholat subuh. Ia ingin berdoa sepenuh hati agar bisa selalu tegar.
        Jam 6..
Iska melihat keluar jendela. Pagi ini mendung. Dan udah mulai rintik-rintik. Iska harus menyiapkan payungnya. Ia mengunyah sarapannya dengan pelan. Hatinya udah rada tenang sekarang.
        “ma.. pa,, Iska berangkat dulu ya. Dadaaa..”
        Iska melangkah mantap menuju halte. Banyak anak-anak sekolah lain yang tengah berjalan menuju halte dan mengenakan payung. Ada yang sendiRian, ada juga yang satu payung untuk berdua dan ada juga yang bertiga. Iska menikmati pemandangan ini. setelah bus yang ditunggu datang. Iska segera naik dan mencari tempat duduk. Ow! Rupanya bus lagi penuh ,jadi Iska berdiri deh. it’s okey,, gak masalah baginya karena udah terbiasa!
        Sesampainya disekolah, ia melewati harinya dengan berusaha fokus ke pelajaran. Dia setengah mati berjuang untuk tidak menggagas setiap panggilan dari Rian tiap kali mereka ketemu. sudahlah.. Iska udah males dengan ini semua. Males ama cowok penghianat kayak gitu.
        Pulangnya..
Masih bisa-bisanya Iska di cegat ama Rian. Judulnya sih mo ngasih penjelasan. Aduh, plis deh. basi! Pikir Iska. Dia udah muak banget. Udahlah boy, minggir sana! Iska segera berlalu dan gak mau memikirkan tentang kelakuan Rian lagi. penting apa? ..
        “huh, jadi agak bete nih ketemu kecoa itu. padahal hari ini hatiku udah rada enakan. Mending aku refreshing dulu deh. dari pada langsung pulang, ntar galau nya gak ilang2.” Kata Iska pada dirinya sendiri.
Rian udah jadi masa lalu. , ya! Masa lalu. Hari ini adalah Brand New Day. Ia melangkah kaki dengan mantap menuju taman yang gak begitu jauh dari daerah sekolahnya.
        “gak salah aku pergi kesini. Cukup rame. Suasana nya juga enak coz abis ujan. Hmm... aku mo ke stand bakso ah” Iska menuju stand bakso. kan enak banget dingin2 abis ujan makan bakso. hm.. nyummy.. , #ngiler.
        “pak, bakso satu” kata Iska semangat. eh , ternyata gak hanya ada satu suara. Tapi ada yang lain. alias kata ‘pak, bakso satu’ nya ada suara dobel. Iska dan orang yang mengucapkan kata yang sama itu saling toleh. Kemudian sama-sama menoleh ke arah tukang bakso.
        Setelah memesan, Iska mencari tempat duduk. Di stand itu tempat duduknya berupa lesehan. Itu yang buat Iska suka dan memilih stand bakso ini. gak diduga nya. orang yang sehati ma dia tadi berdiri di depannya.
        “aku boleh duduk di sini? Udah gak ada tempat lagi” kata orang itu ama Iska.
        “oh boleh kog. Duduk aja” jawab Iska ramah. Iska memperhatikan orang itu. rasa-rasa nya kog gak asing. Apa pernah ketemu. tapi dimana ea?
        “trims, nama kamu siapa? Aku Viki” orang itu mengulurkan tangannya. Iska menjabatnya dengan hangat.
        “aku Iska. Viki? Kayaknya aku gak asing ama nama itu. dan wajah kamu juga gak asing. Apa kita pernah ketemu ato satu sekolah?” tanya Iska langsung to the point.
        “ehem.. kamu lupa ea? ,, aku kan Viki temen SMP kamu. waktu kelas satu kita sekelas. Tapi kelas dua dan tiga gak.
        “oalaaah... kamu Viki yang itu toh. Hehe sori gak tau. Dah lama banget gak ketemu ea. Kamu juga udah banyak berubah. Tapi btw, kalo udah kenal kog tadi tanya nama ku?”
        “hehe.. ya wat pantes-pantesan aja. ,, gimana kabar kamu? skul dimana sekarang?”
        Bla bla bla....
Obrolan mereka nyambung. Asik, Iska jadi gak sendiRian menikmati bakso sehabis ujan.

Hujan kemarin.

        Tiga bulan kemudian..
        Iska makin akrab ama Viki. Setelah di ingat-ingat oleh Iska. Dulu Viki itu termasuk cowok yang baik di SMP nya. gak nakal-nakal banget. Tapi juga gak pinter-pinter banget sih. Eh itu kan gak masalah. Iska suka kepribadian Viki yang apa adanya , jujur, dan penyayang. Itu buat Iska jadi nyaman.
        Dari pengalaman cintanya,Viki gak sering ganti-ganti pacar. Itu point bagus. Ada kemungkinan dia orang yang setia.
        “sori kalo lama nunggu..” kata Iska ama Viki yang tengah duduk di kursi taman. Menunggu Iska. Sore ini mereka janji ketemuan.
        “duduk is..” ,, “nih wat kamu” Viki ngasih gantungan hape hello kitty dengan pita pink. Lucu abis. Iska langsung memasang di hapenya.
        “makasih ya vik. Bagus lho..”
        Viki mengangguk sambil senyum.
        “oya is. Aku mo ngomong sesuatu. ,, to the point aja deh ya. Ehem.. ,, Iska.. kamu mau gak jadi seseorang yang mengisi hatiku?”
        “kamu nembak aku vik?, kamu ada rasa ama aku?”
Viki mengangguk.. “kamu bersedia gak is?”
        “ehm..” Iska berpikir. Lalu ia teruskan dengan anggukan.
        “makasih ya is..”
        “J
::::::::::
        Hujan kemarin telah berlalu. Luka kemarin juga udah lewat. Kini berganti hari baru yang LEBIH INDAH. Cinta baru yang LEBIH ISTIMEWA.
Terima kasih Tuhan... ^^
SELESAI

Name

cerpen :: say love with flower cerpen DIA LAGI DIA LAGI CerPeN kiTa-kItA ^_^v cerpen LEBIH INDAH cerpen LONELY cerpen LOVE IS YOU cerpen MENUNGGU DI DANAU ANGSA cerpen PELANGI SEHABIS HUJAN cerpen picture of you cerpen ramadhan cerpen remaja Cerpen SAHABAT cinta hampir bertepuk sebelah tangan CINTA PENJUAL IKAN ASIN CERPEN isi hati kisah kasih masa remaja LOLIPOP LOVE CERPEN puisi selingan
false
ltr
item
cerpen1: cerpen kita-kita :: hujan kemarin
cerpen kita-kita :: hujan kemarin
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQAZciU76IR4_ikGIlo3JAovOTqlQ54rvDSLZgJIqI4998euZqnkA9-1iry7aec83PKpaBuNW28SQmlAHUE3opTWJO6GIgxltoIKzdDDM2pm5ykHOiWYMcfyavARsHlc_YajZaeYXCvXI/s200/tumblr_lx5ru3Fe7G1qebes0o1_500_large.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQAZciU76IR4_ikGIlo3JAovOTqlQ54rvDSLZgJIqI4998euZqnkA9-1iry7aec83PKpaBuNW28SQmlAHUE3opTWJO6GIgxltoIKzdDDM2pm5ykHOiWYMcfyavARsHlc_YajZaeYXCvXI/s72-c/tumblr_lx5ru3Fe7G1qebes0o1_500_large.jpg
cerpen1
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/01/cerpen-kita-kita-hujan-kemarin.html
https://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/
http://cerpen1-------------------------1.blogspot.com/2013/01/cerpen-kita-kita-hujan-kemarin.html
true
5874332235829861231
UTF-8
Not found any posts Not found any related posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU Tag ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Contents See also related Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy